KESERAKAHAN MEMBAWA KEHANCURAN

Ayat Pembahasan: 1 Raja-Raja 21.

Ayat Inti: 1 Raja-Raja 21:25. Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab yang memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya.

Ahab adalah seorang raja Israel anak dari Omri yang memerintah 28 tahun di Samaria, ia tidak takut akan Tuhan dan jauh dari Tuhan, ia menikah dengan seseorang wanita penyembah berhala yang bernama Izebel dari negri Sidon, negri kafir yang tidak mengenal Tuhan dan mereka hanya menyembah baal.

Didalam Kitab 1 Raja-Raja 21, menerangkan mengenai keserakahan Ahab yang sangat fatal dan sangat keji dihadapan Tuhan, perbuatannya tidak bermoral dan membawa kemurkaan Tuhan kepada dia, dia mengingini kebun anggur Nabot yang berada disamping istana Ahab, dia ingin menjadikan kebun itu menjadi kebun sayur miliknya tetapi Nabot tidak memberikannya karena kebun itu adalah kebun pusaka nenek moyangnya yang diwariskan kepadanya.

Menurut peraturan bangsa Israel, sebuah pusaka tidak boleh dijual atau diserahkan ke orang lain yang bukan merupakan garis keturunannya, oleh karena itu Nabot tidak mau karena kebun anggur itu adalah pusaka nenek moyangnya yang tidak boleh dijual.

Ahab merasa sedih dan seperti dilawan, karena dia adalah seorang penguasa atas Israel, kesedihannya membuat dia tidak makan dan hanya tidur, dia tidak menerima apa yang dikatakan Nabot kepada dia, dia merasa kesal dan kekesalannya sangat besar.

Istrinya Izebel melihat kekesalan itu, dia kembali dan berbicara dengan Ahab, Ahab menceritrakan kejadian itu dan Izebel mencoba menghiburnya dengan perlakuan yang tidak baik di hadapan Tuhan. Izebel menyuruh para pengerjanya untuk menagkap Nabot dan membawanya keluar kota untuk melempari dia hingga mati.

Saudara-saudara ku yang terkasih didalam Tuhan… terkadang hal ini terjadi dilingkungan kita, terjadi didalam keluarga kita, terjadi didalam pekerjaan kita, bahkan terjadi didalam gereja Tuhan.

Ahab tidak membunuh tetapi dialah yang menjadi ujung tombak permasalahan, sehingga Nabot mati dengan dilontari batu. Izebel lah yang membunuh Nabot teapi itu semua berawal dari Ahab.

Terkadang didalam lingkungan kita bahkan didalam jemaat Tuhan itu terjadi kejahatan yang terselubung, yang tidak kita mengerti terjadi dalam kehidupan kita, para penguasa menggunakan topeng untuk menghancurkan sesamanya bahkan menghancurkan orang lain, para penguasa terlihat seperti mereka tidak melakukan itu tetapi sebenarnya merekalah ujung tombak permasalahan.

Mereka mencoba menutupi kesalahan mereka sehingga mereka tidak kelihatan, namun penyebab semuanya adalah mereka, mereka berpura-pura dan tidak tau, mereka munafik, (atau biasa dikatakan muka nabi fikiran kotor), mereka terlihat sempurna tetapi mereka seperti kuburan yang dilabur putih yang didalamnya terisi tulang belulang dan kebusukan.

Saudara-saudari ku semua yang kukasihi…

Padahari ini stop hipokritas, jangan biarkan hipokritas meraja lela, para pemimpin didalam gereja, pendeta-pendeta, tua-tua jemaat, para pimpinan organisasi gereja stop hipokritas kerena itu akan menjadi bencana didalam gereja, janganlah menjadi seorang yang bermuka dua didalam gereja.

Engkau bukan yang melakukannya namun engkau yang menyebabkan, engkaulah ujung tombaknya, dan ini adalah hal yang harus dibenci, karena pada saat Yesus berada diatas dunia ini Yesus tidak membenci pelacur, Yesus tidak membenci pemungut cukai namun Yesus membenci mereka yang menamakan dirinya ahli taurat dan orang farisi, yang setiap hari meneliti kitab suci namun mereka seperti iblis yang mencekam dan banyak menyesatkan orang.

Saudara-saudari ku semua…

Berhati-hatilah jangan sampai kita diperalat oleh penguasa, jangan sampai kita diperalat oleh para pemimpin yang menginginkan sesuatu namun kita yang dikorbankan sehingga mereka menikmati sesuatu yang tidak pantas bagi mereka,

Ahab membawa kutuk yang besar bagi keluarganya bahakan kutukan it uterus berlanjut kepada keturunannya dan kehancuran terjadi didalam keluarganya oleh karena keserakahan yang sangat fatal.

Hai para pemimpin-pemimpin lembaga, organisasi gereja jagalah dirimu agar tidak menjadi seorang pemimpin seperti Ahab yang mempergunakan Izebel untuk membunuh Nabot, dan mengambil kebun anggur Nabot dengan tidak berperi kemanusiaan, berhati-hatilah angar tidak timbul keserakahan dalam dirimu, dan tidak mengakibatkan murka Tuhan atas kita.

Pada hari ini marilah kita perhatikan diri kita, kita jaga diri kita agar kita sebagai bawahan, sebagai anggota tidak diperalat untuk sesuatu kekejian, pada hari ini juga marilah kita perhatikan diri kita sebagai pemimpin, sebagai atasan agar kita tidak memperalat orang lain untuk membawa kecelakaan dan membawa malapetaka bagi orang lain bahkan kususnya bagi diri kita sendiri.

Kesalahan Ahab membawa kehancuran bagi keluarganya bahkan keturunannya, marilah kita melihat dan memperhatikan agar kutuk itu tidak menimpa kita bahkan keluarga kita sekalian.

Tuhan memberkati kita semuanya.